Yayasan indo global mandiri

 

Yayasan Indo Global Mandiri (IGM) didirikan pada Tanggal 5 Oktober 1998 bertepatan dengan hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Akte Notaris Janti Gunardi, S.H. Pendirian yayasan IGM diprakarsai oleh para Profesional yang berpengalaman sangat luas dalam bidang kependidikan, pengembangan system informasi dan computer yang berbasis Teknologi Informasi serta mempunyai komitmen yang sangat besar untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia dalam rangka mengantisipasi persaingan global. Sebagai langkah awal, maka dibentuklah Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Indo Global Mandiri (STMIK IGM), merupakan sekolah tinggi pertama dalam bidang Teknologi Informasiyang didirikan oleh Profesional yang berpengalaman dalam bidangnya, berdasarkan izin dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.82/D/O/1999 tanggal 15 April 1999. Tahun 2002/2003 Yayasan IGM membuka pendidikan tingkat menengah yaitu SMA Life Skill Teknologi Informatika (SMA LTI IGM), kemudian tahun 2004/2005 membuka pendidikan SMP Life Skill Teknologi Informatika (SMP LTI IGM), tahun 2006/2007 dibuka pendidikan SD-Plus. Pada tanggal 6 November 2004 Sekolah Tinggi Teknologi Palembang (STTP) bergabung kedalam Yayasan IGM dengan nama STTP-IGM, untuk kemudian pada tahun 2008 STMIK IGM dan STTP IGM dimerger menjadi Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) dengan menambahbeberapa bidang studi yang lain, seperti Planologi, Desain Komunikasi Visual, Pendidikan Bahasa Inggris dan Sistem Komputer. Sebagai bentuk keperdulian kepada masyarakat yang belum beruntung, Yayasan IGM juga memberikan beasiswa kepada anak yatim / piatu dan atau kurang mampu berupa pendidikan Gratis yang dibina di Pondok Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniah untuk tingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah.


Bentuk kegiatan social lainnya yang dilaksanakan oleh Yayasan IGM, yaitu memberikan bimbingan secara gratis kepada calon jemaah haji mulai dari Indonesia sampai di tanah suci, dengan medirikan KBIH IGM Al-Ikhsaniyah pada Tahun 2001, disamping memberikan bantuan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang masih memerlukan bantuan baik dalam bentuk bakti social, bantuan dana maupun konsultasi pengembangan ekonomi kerakyatan. Mudah-mudahan Yayasan IGM akan terus berkiprah memberikan kontribusi yang konkrit dan positif serta bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.